Wifi Terkecil dan Termurah di Dunia, ESP8266

Jika membahas tentang mikrokontroler pasti kita tau board yaitu arduino atau raspberry pi, tapi apakah kalian tau tentang ESP8266? ESP8266 ini merupakan mikrokontroler yang di desain dan dibuat oleh Espressif systems. Espressif adalah perusahaan china yang berdiri di Shanghai, China. ESP8266 dikatakan sebagai solusi jaringan sebagai bridge dari mikrokontroler lain atau bisa digunakan tanpa mikrokontroler lain.

Bagi yang belum paham sama sekali tentang mikrokontroler, menurut wikipedia mikrokontroler adalah sebuah chip yang berfungsi sebagai pengontrol rangkaian elektronik dan umunya dapat menyimpan program, dan terdiri dari CPU (Central Processing Unit), memori, I/O (Input Output) tertentu dan unit pendukung seperti Analog-to-Digital Converter (ADC) yang sudah terintegrasi di dalamnya. Secara singkat mikrokontroler adalah komputer versi mini atau bisa dikatakan nano, yang bisa mengontrol alat yang terkoneksi pada mikrokontroler tersebut (biasanya sensor seperti suhu, sensor cahaya, dsb).

Jadi ESP8266 ini sebenarnya sudah lama dibuat oleh China, namun di indonesia masih kurang terkenal karena masih lebih populer arduino sebagai mikrokontroler yang general atau umum. ESP8266 ini lebih difokuskan untuk IOT atau Internet Of Things, yang dimana semua benda (device) dapat saling berkomunikasi melalui internet. Ada beberapa macam board yang tersedia dari ESP8266 ini, yang paling terkenal dan sering digunakan yaitu ESP-01 dan ESP-12, yang dimana processor yang digunakan tetap sama namun yang membedakan adalah jumlah pin GPIO, besarnya flash memory (memory untuk menyimpan program), bentuk pin, bentuk antena, dan sebagainya, yang dimana setiap update pasti menambah suatu perbaikan. Tapi jangan khawatir dari sisi pemrograman dari ESP-01 hingga ESP-12 tetap sama.

ESP8266 Wifi terkecil ? Ukuran dari ESP8266 ini sendiri kira kira 5cm persegi, sangat kecil jika dibandingkan dengan arduino Uno. Kalau harganya ? Di marketplace indonesia harga ESP-01 atau ESP-12 tidak berbeda jauh yaitu hanya sekitar 20 hingga 30 ribu saja. Dengan harga tersebut ESP8266 ini sudah bisa menyaingi arduino bahkan tersedia Wifi build in yang siap digunakan untuk mengakses Internet tanpa tambahan alat apapun, keren ya?

 

 

Ini adalah contoh gambar ESP 01 yang memiliki 8 pinout yaitu :

  1. VCC, Voltage (+3.3 V; can handle up to 3.6 V)
  2. GND, Ground (0 V)
  3. RX, Receive data bit X
  4. TX, Transmit data bit X
  5. CH_PD, Chip power-down
  6. RST, Reset
  7. GPIO 0, General-purpose input/output No. 0
  8. GPIO 2, General-purpose input/output No. 2

 

 

Dan ini adalah gambar dari ESP – 12F yang memiliki dimensi ukuran 16mm*24mm*3mm, ESP-12F ini memiliki 24 pinout yaitu :

  1. RST, Reset the module
  2. ADC, A/D Conversion result.Input voltage range 0-1v,scope:0-1024
  3. EN, Chip enable pin. Active high
  4. GPIO16, GPIO16; can be used to wake up the chipset from deep sleep mode
  5. GPIO14, GPIO14; HSPI_CLK
  6. GPIO12, GPIO12; HSPI_MISO
  7. GPIO13, GPIO13; HSPI_MOSI; UART0_CTS
  8. VCC, 3.3V power supply (VDD)
  9. CS0, Chip selection
  10. MISO, Salve output Main input
  11. IO9, GPIO9
  12. IO10, GBIO10
  13. MOSI, Main output slave input
  14. SCLK, Clock
  15. GND, GND
  16. GPIO15, GPIO15; MTDO; HSPICS; UART0_RTS
  17. GPIO2, GPIO2; UART1_TXD
  18. GPIO0, GPIO0
  19. GPIO4, GPIO4
  20. GPIO5, GPIO5
  21. RXD, UART0_RXD; GPIO3
  22. TXD, UART0_TXD; GPIO1

 

ESP8266 ini dapat diprogram menggunakan basis aplikasi, seperti Lua, Arduino, dsb. yang tentunya ESP8266 ini dapat diprogram menggunakan aplikasi Arduino secara langsung menggunakan bahasa yang digunakan sama seperti saat kita membuat program arduino, tetapi kita harus include library dari ESP8266 ini terlebih dahulu.  Selanjutnya kita akan membuat tutorial pemrograman ESP8266 menggunakan arduino untuk melakukan macam macam project.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dailous © 2019